Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 September 2013

Jangan Minder Hargailah Tubuh Sendiri...!!!

Bismillahirahmairrahim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



 "Malu aku...tubuh ku pendek..."
"Teman-teman menjauhi ku karena tubuh ku yang tambun...gemuk seperti ini..."
"Mereka tidak mau bergaul dengan ku karena wajahku jelek, kulit ku hitam...ah tidak menarik pokoknya..."
"Aku tak bisa kemana-mana dan tidak bisa melakukan apa-apa kerena aku sakit-sakitan..."

Pernahkah Anda memiliki keluhan seperti ini terhadap tubuh yang dimiliki ? Apakah Anda cukup puas dengan tubuh sendiri? Bila kurang puas, ikuti 20 saran dari Margo Maine, Ph.D berikut ini:
  1. Tubuh Anda adalah ciptaan Tuhan yang luar biasa, mulailah untuk menghargainya.
  2. Buat daftar yang mencantumkan hal-hal yang dapat dilakukan tubuh Anda. Baca dan tambah terus daftar itu.
  3. Sadari apa yang bisa dilakukan tubuh Anda setiap hari. Ingatlah bahwa tubuh adalah instrumen kehidupan, bukan sekadar hiasan
  4. Buatlah daftar orang-orang yang Anda kagumi: orang yang banyak menyumbang hal positif dalam hidup Anda, di masyarakat dan di dunia. Perhatikan apakah penampilan fisik mereka tampak penting dalam menunjang kesuksesan dan pencapaiannya.
  5. Berjalanlah dengan kepala diangkat, didukung rasa percaya diri
  6. Jangan biarkan berat badan atau postur tubuh menghalang i Anda menikmati kegiatan yang disukai.
  7. Pakailah baju yang nyaman, disukai dan terasa enak di tubuh.
  8. Hitung berkat yang Anda terima, bukan kemalangan-kemalangan.
  9. Pikirkan hal-hal lain yang bisa dicapai dengan waktu dan energi yang dihabiskan untuk mengkhawatirkan badan dan penampilan.
  10. Jadilah sahabat serta pendukung, bukan musuh bagi tubuh sendiri.
  11. Pikirkan bahwa kulit Anda beregenerasi setiap bulan, perut setiap lima hari, liver setiap 6 minggu dan tulang setiap tiga bulan.
  12. Setiap bangun tidur di pagi hari jangan lupa berterimakasih atas istirahat untuk tubuh sehingga tubuh terasa segar.
  13. Setiap malam saat akan tidur jangan lupa berkata kepada tubuh Anda betapa berharganya tubuh, sehingga membantu melaksanakan tugas sehari-hari.
  14. Temukan metode latihan olahraga yang Anda nikmati dan lakukan secara teratur. Tapi jangan bero lahraga untuk menurunkan berat badan atau melawan tubuh sendiri. Lakukan olahraga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh, karena membuat Anda nyaman.
  15. Ingat kembali saat Anda merasa nyaman dengan tubuh Anda. Katakan pada diri sendiri Anda dapat merasa seperti itu lagi, bahkan pada usia yang tidak muda lagi.
  16. Buatlah daftar 10 hal positif tentang diri sendiri tanpa menyebut penampilan fisik.
  17. Buat tulisan dan tempel di kaca rias: saya tampil menarik dari dalam dan luar.
  18. Cari hal-hal indah yang ada di dunia dan pada diri Anda sendiri.
  19. Mulailah berkata pada diri sendiri: hidup itu terlalu singkat untuk menghabiskan waktu membenci tubuh sendiri.
  20. Makanlah ketika lapar dan istirahat ketika lelah. Carilah teman-teman yang bisa mengingatkan akan kecantikan luar dan dalam yang ada pada diri Anda.


So mulailah untuk menghilangkan rasa pesimis, takut dan minder terhadap kondisi tubuh Anda. Dan mulailah untuk mensyukuri dan menghargai diri sendiri dan mulai untuk mencintai diri sendiri. Mulailah berkata pada tubuh Anda..."I love my body"..."I love myself"....
Dan hidup pun akan lebih mudah dan menghargai Anda juga....



Semoga bermanfaat adanya.

Wassalam,
Salam sejahtera selalu,

M C Heru Purnomo
Owner of Duta Synergy

Artikel diambil dari : SUMBER

Kamis, 04 Juli 2013

JADILAH HACKER YANG POSITIF

Bismillahirahmanirahim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Semalam ( 03/07/2013) saya mengikuti pembicaraan salah satu teman FB saya dengan mereka-mereka yang berada dalam komunitas Hacker ( maaf tidak akan saya sebut nama-nama mereka, demi privacy mereka ya...). Sahabat saya merasa terganggu dan marah karena web nya di hack oleh seseorang dalam komunitas tersebut. Dan lebih parahnya lagi pada akhirnya web tersebut di drop data basenya, sehingga tidak bisa diakses lagi. Betul-betul parah nih etika para hacker ini. Padahal web tersebut adalah untuk jualan, mencari nafkah untuk memberi makan istri dan anaknya.

Dalam Ensiklopedia Istilah-istilah Komputer dan Internet, hacker secara tidak langsung menunjuk seorang programer atau amatir yang hobi komputer tanpa melalui pendidikan formal. Tergantung konteksnya, hacker bisa berarti positif (pujian) atau negatif (penghinaan) pada seseorang yang hobi komputer. Namun, belakangan ini arti hacker cenderung berkonotasi negatif. Untuk itu para hacker sejati menamai para hacker perusak dengan istilah cracker. Saya memahami bahwa hacker dan cracker yang anda maksudkan adalah yang merusak sebuah sistem komputer atau internet.



Secara umum, kata merusak selalu berarti negatif. Tapi, bila dikaitkan dengan obyek yang dirusak, kata merusak bisa berarti positif. Oleh karena itu, salah satu aplikasi kata " nahi munkar " dalam terminologi da’wah Islam yang bersifat " amar ma’ruf nahi mungkar " bisa berarti “ merusak yang positif ”. Misalkan menghancurkan berhala yang disembah manusia, tempat-tempat prostisusi, dan perjudian, itu berarti positif. Karena tujuannya untuk melindungi masyarakat dari sifat-sifat dan kebiasaan-kebiasaan yang buruk.

Begitupun dengan hacker dan cracker. Bila itu digunakan untuk merusak situs-situs Islam dan situs-situs yang positif dalam arti membangun dan menambah pengetahuan yang berguna, maka jelas itu tidak boleh. Karena itu berarti menghalangi da’wah lewat internet. Tapi, bila hacker dan cracker itu ditujukan kepada situs-situs porno atau situs-situs yang isinya mendeskreditkan Islam dan umat Islam, maka itu justru dianjurkan. Karena situs-situs seperti itu bertujuan merusak sifat-sifat kemanusiaan manusia. Bukankah salah satu pilar da’wah Islam adalah mencegah kemungkaran (nahi mungkar).

Rasulullah SAW. bersabda, “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah dengan tangannya. Bila tidak mampu, hendaklah ia mengubah dengan lisannya. Dan bila tak mampu, hendaklah ia mengubah dengan hatinya. (Mengubah dengan hati) itulah selemah-lemah iman” (Muttafaqun ‘alaih).

Kita para pengguna internet akan sangat berterimakasih pada para hacker apabila mereka mau melakukan hacking untuk situs-situs yang tidak membangun, berisi SARA, pelacuran online, Judi online, pornografi dan pornoaksi, bisnis abal-abal semacam money games dan sebagainya. Kenapa keahlian yang mereka miliki tidak untuk menyerang situs-situs merusak mindset bangsa ini. Kenapa justru merusak web-web yang dipakai untuk pembelajaran orang banyak, web toko online, web yang membangun mindset dan kemajuan bangsa ? Kenapa ?

Wassalam,
Salam sejahtera selalu,

M C Heru Purnomo.
 

Selasa, 30 April 2013

RAHASIA BOKAP ENTE YANG GAK ENTE KETAHUI


Bismillahirahmanirahim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh




Sudah banyak sekali ya kita baca atau mendengar quote-quote tentang seorang ibu. Hampir tidak ada yang membuat quote tentang seorang ayah. Para ayah jangan iri ya. Karena seorang ibu memang istimewa, tidak saja dimata anak-anaknya, tapi juga seluruh keluarganya bahkan negara dan agamanya. Bahkan Nabi kita sendiri, Muhammad SAW, menempatkan seorang ibu 3 kali lebih tinggi daripada seorang ayah. Bukan berarti peranan ayah tidak penting. Penting sekali malah. Karena ayah adalah Imam bagi keluarganya, pemimpin dalam rumah tangganya.

Berikut ini catatan dari seorang teman di Facebook saya yang membuat beberapa catatan tentang rahasia seorang ayah.

1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun, dan selalu membutuhkan kehadirannya.
2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

4. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. Kkarena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

5. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.

6. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskannya.

7. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.

8. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.

9. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.

10. Ayah benar-benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar meminta bantuan.

11. Ayah di dapur. Membuat dan memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan" ^_~

12. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

13. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu.

14. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya.

15. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.

16. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

17. Ayah percaya orang harus tepat waktu. Karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.

18. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.

19. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara.

20. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang sekolahmu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah memikirkannya, bagaimana ia mendapatkannya.

21. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu.

22. Ayah akan berkata, "tanyakan saja pada ibumu," ketika ia ingin berkata, "tidak".

23. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.

24. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.

25. Ayah mengatakan, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan.

26. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya.

27. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri.

28. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

29. Ayah tidak suka meneteskan air mata. Ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis).

30. Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...

31. Tapi, ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

32. Ayah pernah berkata, "kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkualitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada yang menciptakannya"

33. Untuk masa depan anak lelakinya ayah berpesan, "jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu".


BERSYUKURLAH KALIAN YANG MASIH MEMILIKI AYAH, BAYANGKAN JIKA MEREKA SUDAH TIDAK ADA.

COBALAH JANGAN MENJADI ANAK YANG NAKAL DAN SUSAH DIATUR...


Semoga bermanfaat adanya. 

Wassalam,
Salam sejahtera selalu,

M C Heru Purnomo

Special thanks untuk dr. Haldoko Martonagoro 

 

Rabu, 24 Oktober 2012

Nyontek Bisnis, Sah-Sah Saja !!!

Bismillahirahmanirrahim
Asalmu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh






Mungkin sebagian pembaca pernah mendengar nama atau bahkan mungkin pernah juga mengenyam bimbingan belajar di Lembaga Pendidikan Primagama. Primagama pada awalnya didirikan oleh Purdie Candra bersama teman-temanya pada tanggal 10 Maret 1982. Pada saat mendirikan lembaga pendidikan ini, Purdie masih berstatus sebagai mahasiswa di 4 fakultas dari 2 Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta. Namun karena merasa “tidak mendapat apa-apa” ia nekad meninggalkan dunia pendidikan untuk menggeluti dunia bisnis.Secara tak resmi, pria kelahiran Lampung 9 September 1959 ini memang sudah mulai berbisnis sejak ia masih duduk di bangku SMP di Lampung, yakni ketika dirinya beternak ayam dan bebek, dan kemudian menjual telurnya di pasar.

Pada masa awal , Candra banyak megalami kesulitan dalam merintis lembaga bimbingan . Hal ini dikarenakan masih banyaknya orang yang tak menyadari akan pentingnya pendidikan belajar di luar sekolah dan masih belum terkenalnya sistem lembaga belajar atau les. Dengan “jatuh bangun” Purdi menjalankan Primagama. Dari semula hanya 1 outlet dengan hanya 2 murid, Primagama sedikit demi sedikit berkembang. Purdi selalu ditemani sang istri untuk berkeliling kota di seluruh Indonesia membuka cabang-cabang Primagama. Dan atas bantuan istrinya pula usaha tersebut makin berkembang.

Kini murid Primagama sudah menjadi lebih dari 100 ribu orang per-tahun, dengan ratusan outlet di ratusan kota di Indonesia. Karena perkembangan itu Primagama ahirnya dikukuhkan sebagai Bimbingan Belajar Terbesar di Indonesia oleh MURI (Museum Rekor Indonesia). Bahkan kini Primagama sudah menjadi Holding Company yang membawahi lebih dari 20 anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang seperti: Pendidikan Formal, Pendidikan Non-Formal, Telekomunikasi, Biro Perjalanan, Rumah Makan, Supermarket, Asuransi, Meubelair, Lapangan Golf dan lain sebagainya. la sukses membuat Primagama beromset hampir 70 milyar per tahun, dengan 200 outlet di lebih dari 106 kota.

Sebagai tokoh yang bergerak di bidang pendidikan, apa kata Purdie Candra tentang nyontek dalam berbisnis ? Ini artikelnya :





Apa boleh kita menyontek bisnis atau kesuksesan pengusaha lain? Saya kira dalam dunia usaha, itu sah-sah saja. Apalagi bagi kita yang baru belajar memulai usaha. Saya sendiri ketika pertama kali buka usaha sewaktu mahasiswa dulu, saya juga bingung mau usaha apa. Saya lihat, Sky Mulyono sukses besar buka bimbingan belajar di Jakarta. Saya pikir, kenapa saya tidak buka bimbingan belajar di Yogya.

Waktu itu saya belum punya pengalaman bisnis. Pokoknya saya buka saja. Saya tak pernah menghitung-hitung, apakah bisnis itu feasible atau tidak. Karena saya yakin kalau usaha Sky Mulyono bisa sukses, maka saya pun bisa sukses. Pendeknya saya memberanikan membuka usaha bimbingan belajar itu, baru hitungan bisnisnya menyusul. Bukan sebaliknya, kita banyak hitungan bisnis, tapi akhirnya usaha tak pernah muncul-muncul, dan hanya sekedar ide. Akhirnya saya buka bimbingan belajar Primagama. Begitu juga, ketika saya buka restoran Padang Prima Raja, saya juga meniru kesuksesan restoran Padang Sari Ratu di Jakarta.

Ini beda dengan tradisi sistem pendidikan kita di sekolah. Jadi yang namanya nyontek dilarang keras. Padahal, menurut saya orang nyontek itu kratif. Nyontek dalam bisnis itu sah-sah saja. Maka Bambang Rahmadi nyontek membuka McDonald-nya lewat franchise bisa sukses. Begitu juga pengusaha Pizza Hut, Kentucky Fried Chicken, dan masih banyak usaha lainnya.

Usaha mereka makin jadi besar juga bukan karena modal besar. Sebaliknya mereka sukses dari modal kecil. Memang tak sedikit tantangan atau kegagalan yang dialaminya. Tapi semuanya dilalui dengan sabar karena mereka ingin meraih sukses dalam usahanya.

Saya yakin, kita pun bisa demikian. Kalau orang lain maju usahanya, kita semestinya harus maju pula. Oleh karena itu menurut saya “Kita tak usah khawatir dengan resiko bisnis kalaupun itu muncul”. Hadapilah dengan sabar dan penuh percaya diri. Kita harus yakin pada usaha kita.

Memang benar apa yang pernah dikatakan Peter F. Drucker, bahwa, “ Sebenarnya tiap orang dapat belajar jadi entrepreneur sukses”. Sebab untuk jadi entrepreneur tidak ada yang misterius. Buktinya coba kalau kita jeli, sebenarnya peluang bisnis di depan mata kita, yang kita jalankan. Namun, memang akhirnya kembali pada kita. “Beranikah untuk mencoba peluang tersebut?”

Saya jadi teringat dengan apa yang dikatakan oleh  Prof Rhenald Kasali PhD yang mengatakan "....menjalankan bisnis yang sama hanya akan menjadikan produk sebagai komoditi. Kemudian yang akan terjadi adalah persaingan harga....Jika semua orang melihat peluang yang sama, lalu memutuskan menjalankan usaha yang sama maka akan terjadi over supply....Jika terjadi over supply, pebisnis akan bermain harga dan akibatnya harga jatuh,"  

Menurut Rhenald, pebisnis perlu mencari diferensiasi untuk menangkap peluang bisnis yang bagus. Caranya, pebisnis perlu jeli melihat masalah. Pebisnis perlu memiliki multi perspektif. Meyakini bahwa di mana ada problem pasti ada solusi. Baca artikelnya dengan judul Jadilah Trendsetter, Bukan Follower.


Nah lho...kata  Purdie Candra menyontek bisnis itu sah-sah saja, sementara Prof Rhenald Kasali PhD menganjurkan untuk mencari deferensiasi, mana nih yang musti diikuti ?

Saya pikir keduanya bisa kita jalankan. Seperti Purdie Candra dalam artikelnya, beliau memang melakukan pencotekan dari bisnisnya (Primagama). Ini hanya pada sisi ide orisinalnya. Dia mencontek usaha orang lain yang bergerak dibidang bimbingan belajar atau les. Yang dicontek itu berada di Jakarta sementara beliau tinggal di Yogyakarta dan di daerah tersebut memang masih jarang ada institusi/lembaga pendidikan yang bernama bimbingan belajar pada saat itu. Belum ada yang mengenal malah. Jadi idenya memang menyontek tapi penerapannya yang beda. Tiap daerah pasti punya budayanya sendiri dan tiap orang juga punya karakternya sendiri. Meski Purdie Candra menyontek bisnis orang lain tapi beliau melakukan deferensiasi dengan melakukan perubahan-perubahan disesuaikan dengan karakter daerah dan karakter pribadinya serta penemuan solusi atas permasalahan yang muncul bersamaan dengan perjalanan bisnisnya. Dengan demikian apa yang dikatakan Prof Rhenald Kasali ada betulnya. Bahwa deferensiasi diperlukan dalam bisnis. 

So teman-teman kalau memang tidak punya ide bisnis boleh-boleh saja kok menyontek bisnis orang lain, tapi lakukanlah deferensiasi agar produknya tidak over supply yang akan berimbas pada permainan harga dan persaingan bisnis...


Semoga bermanfaat adanya.


Wassalam,
Salam sejahtera selalu,

Mochamad Choliq Heru Purnomo.


Disadur dari sumber :





Disponsori oleh : 



- Solusi tepat alih belanja pulsa Anda. Daftar GRATIS dan bonus MELIMPAH.









Jumat, 19 Oktober 2012

Cara mengatasi grogi dan gugup saat berbicara didepan umum

Bismillahirahmanirahim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh






Banyak tokoh yang terkenal yang tercatat di buku sejarah dunia, bukan karena kekayaan atau jabatannya, melainkan karena kemampuan mereka dalam hal berbicara dan menginspirasi jutaan orang. Kemampuan inilah yang dinamakan dengan public speaking. Sebenarnya kemampuan public speaking bukan hanya sekedar berbicra tapi juga kemampuan menyimpulkan, improvisasi, menyampaikan pendapat, mengolah informasi dan menyampaikannya kembali, berpendapat/opini bisa sendiri atau ada dasarnya.

Kemampuan berbicara menjadi skil dasar maua gak mau harus kita pelajari kalo mau jadi orang sukses seperti orang-orang terdahulu. Namun kenyataan banyak banget orang yang grogi, minder, gak percaya diri untuk berbicara didepan umum, walau mereka tau ini sangatlah penting. Nah ni ada beberapa tips yang wajib kamu tau biar percaya diri saat berbicara didepan orang banyak.

1. Kuasai materi

Yups betul banget banyak orang yang grogi berbicara didepan umum karena mereka gak mengusai materi, dengan mengusai materi kita akan jauh lebih siap dan percaya diri saat berbicara (anggap diri kita yang lebih pintar).

2. Berpikir Positif

Saatnya merevolusi hidupmu rusak pola perasaan grogi yang negatif dengan katakan pada dirimu bahwa brbicara depan orang banyak itu mudah, buat pertanyaan apa ruginya kalo kita grogi? apa nikmatnya bila kita bisa mengusai panggung dan berbicara dengan lantang dan penu semangat?. Rasakan perasaan ini resapi, bantu dengan gerakan penuh semangat kalo perlu masuk kamar mandi dulu lompatlah gengam tanganmu dan katakn aku bisa,akau bisa!

3. Pahami Audien Anda

Siapa yang ingin Anda ajak komunikasi? Orang tua, dewasa, remaja atau anak-anak. Biasanya orang yang merasa grogi karena mereka merasa berada “diluar” kelompok audien. Mereka tidak bisa masuk ke dalam dunia audien.

4. Buat mind maping

Petakan pikiran anda milikilah catatan kecil untuk membantu urutan persentasi. Peta pikiran akan sangat membantu agar tidak keluar dari jalur/ topic yang dibicarakan.

5. Buat great story pembukaan yang menarik dan closing yang tak terduga

Seperti halnya film berbicara ditentukan oleh menit pertama yang dahsyat yang akan membuat audience terpana dan penasaran menunggu lanjutannya. Menit pertama sangat lah menentukan , buatlah sebuah cerita, atau berceritalah sesuatu yang dekat dengan kehidupan kita, buatlah juga ending yang tak terduga lihatlah contoh steve jobs dan Ir.soekarno saat berbicara dan persentasi.

6. Berlatih dan berlatih

Seorang pembicara hampir sama dengan penerbang (pilot). Makin tinggi jam terbangnya, makin mulus pula take off dan landing serta semakin pintar dalam menghadapi setiap krisis yang timbul. Demikian juga dengan seorang pembicara, makin sering ia latihan dan tampil, makin mahir ia berbicara, bertindak, dan bersikap.

Milikilah keyakinan yang benar bahwa presentasi atau berbicara didepan umum itu mudah bila tau caranya . semua itu butuh proses dan latihan yang penting yakin dulu aja milikilah keyakinan bahwa berbicara didepan umum itu mudah, gampang, karena kita yang lebih tau dari mereka, karena kita lebih berani berbicara dari pada mereka yang hanya duduk didepan mendengarkan. semua itu mudah kalo kita anggap mudah, so ngapain grogi dan gugup gak ada gunanya kawan !


Semoga bermanfaat adanya.


Wassalam,
Salam sejahtera selalu,


Mochamad Choliq Heru Purnomo


Dikutip dari : SUMBER

Disponsori oleh :


- Solusi tepat alih belanja pulsa Anda. Daftar GRATIS dan bonus MELIMPAH.










Kamis, 18 Oktober 2012

Pendidikan Karakter di Indonesia

Bismillahirahmanirahim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh





Kita sebagai orang tua seringkali mengikutkan anak kita berbagai macam les tambahan di luar sekolah seperti les matematika, les bahasa inggris, les fisika dan lain-lain. Saya yakin hal ini kita dilakukan untuk mendukung anak agar tidak tertinggal atau menjadi yang unggul di sekolah. Bahkan, terkadang ide awal mengikuti les tersebut tidak datang dari si anak, namun datang dari kita sebagai orang tua. Benar tidak?

Memang, saat ini kita menganggap tidak cukup jika anak kita hanya belajar di sekolah saja, sehingga kita mengikutkan anak kita bermacam-macam les. Kita ingin anak kita pintar berhitung, kita ingin anak kita mahir berbahasa inggris, kita juga ingin anak kita jago fisika dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak memiliki kemampuan kognitif yang baik.

Ini tiada lain karena, pendidikan yang diterapkan di sekolah-sekolah juga menuntut untuk memaksimalkan kecakapan dan kemampuan kognisi. Dengan pemahaman seperti itu, sebenarnya ada hal lain dari anak yang tak kalah penting yang tanpa kita sadari telah terabaikan. Apa itu? Yaitu memberikan pendidikan karakter pada anak didik. Saya mengatakan hal ini bukan berarti pendidikan kognitif tidak penting, bukan seperti itu!

Maksud saya, pendidikan karakter penting artinya sebagai penyeimbang kecakapan kognitif. Beberapa kenyataan yang sering kita jumpai bersama, seorang pengusaha kaya raya justru tidak dermawan, seorang politikus malah tidak peduli pada tetangganya yang kelaparan, atau seorang guru justru tidak prihatin melihat anak-anak jalanan yang tidak mendapatkan kesempatan belajar di sekolah. Itu adalah bukti tidak adanya keseimbangan antara pendidikan kognitif dan pendidikan karakter.


Tawuran antar Pelajar



Stop Tawuran !!!!


Ada sebuah kata bijak mengatakan, ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu adalah lumpuh. Sama juga artinya bahwa pendidikan kognitif tanpa pendidikan karakter adalah buta. Hasilnya, karena buta tidak bisa berjalan, berjalan pun dengan asal nabrak. Kalaupun berjalan dengan menggunakan tongkat tetap akan berjalan dengan lambat. Sebaliknya, pengetahuan karakter tanpa pengetahuan kognitif, maka akan lumpuh sehingga mudah disetir, dimanfaatkan dan dikendalikan orang lain. Untuk itu, penting artinya untuk tidak mengabaikan pendidikan karakter anak didik. Lalu apa sih pendidikan karaker itu?

Jadi, Pendidikan karakter adalah pendidikan yang menekankan pada pembentukan nilai-nilai karakter pada anak didik. Saya mengutip empat ciri dasar pendidikan karakter yang dirumuskan oleh seorang pencetus pendidikan karakter dari Jerman yang bernama FW Foerster. 
Pertama, pendidikan karakter menekankan setiap tindakan berpedoman terhadap nilai normatif. Anak didik menghormati norma-norma yang ada dan berpedoman pada norma tersebut. 
Kedua, adanya koherensi atau membangun rasa percaya diri dan keberanian, dengan begitu anak didik akan menjadi pribadi yang teguh pendirian dan tidak mudah terombang-ambing dan tidak takut resiko setiap kali menghadapi situasi baru. 
Ketiga, adanya otonomi, yaitu anak didik menghayati dan mengamalkan aturan dari luar sampai menjadi nilai-nilai bagi pribadinya. Dengan begitu, anak didik mampu mengambil keputusan mandiri tanpa dipengaruhi oleh desakan dari pihak luar. 
Keempat, keteguhan dan kesetiaan. Keteguhan adalah daya tahan anak didik dalam mewujudkan apa yang dipandang baik. Dan kesetiaan marupakan dasar penghormatan atas komitmen yang dipilih.


Pendidikan karakter penting bagi pendidikan di Indonesia. Pendidikan karakter akan menjadi basic atau dasar dalam pembentukan karakter berkualitas bangsa, yang tidak mengabaikan nilai-nilai sosial seperti toleransi, kebersamaan, kegotongroyongan, saling membantu dan mengormati dan sebagainya. Pendidikan karakter akan melahirkan pribadi unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan kognitif saja namun memiliki karakter yang mampu mewujudkan kesuksesan.

Berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat, ternyata kesuksesan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis dan kognisinya (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Penelitian ini mengungkapkan, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20 persen hard skill dan sisanya 80 persen oleh soft skill. Dan, kecakapan soft skill ini terbentuk melalui pelaksanaan pendidikan karater pada anak didik.

 Berpijak pada empat ciri dasar pendidikan karakter di atas, kita bisa menerapkannya dalam pola pendidikan yang diberikan pada anak didik. Misalanya, memberikan pemahaman sampai mendiskusikan tentang hal yang baik dan buruk, memberikan kesempatan dan peluang untuk mengembangkan dan mengeksplorasi potensi dirinya serta memberikan apresiasi atas potensi yang dimilikinya, menghormati keputusan dan mensupport anak dalam mengambil keputusan terhadap dirinya, menanamkan pada anak didik akan arti keajekan dan bertanggungjawab dan berkomitmen atas pilihannya. Kalau menurut saya, sebenarnya yang terpenting bukan pilihannnya, namun kemampuan memilih kita dan pertanggungjawaban kita terhadap pilihan kita tersebut, yakni dengan cara berkomitmen pada pilihan tersebut.




 Pendidikan karakter hendaknya dirumuskan dalam kurikulum, diterapkan metode pendidikan, dan dipraktekkan dalam pembelajaran. Selain itu, di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar juga sebaiknya diterapkan pola pendidikan karakter. Dengan begitu, generasi-generasi Indonesia nan unggul akan dilahirkan dari sistem pendidikan karakter.

Semoga bermanfaat adanya.

Wassalam,
Salam sejahtera selalu,

Mochamad Choliq Heru Purnomo

Dikutip dari : SUMBER

Disponsori oleh : 


- Solusi tepat alih belanja pulsa Anda. Daftar GRATIS dan bonus MELIMPAH.





Kamis, 04 Oktober 2012

Memahami Orangtua Saat Usia Senja

Bismillahirahmanirahim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



Hari ini saya ingin mempersembahkan artikel khusus sebagai ungkapan kasih sayang bagi para orang tua yang sudah memasuki masa LANSIA. Semoga kisah berikut menjadi contoh sederhana bagi kita. Ada sebuah keluarga terdiri dari sepasang suami istri, kakek dan nenek dan seorang anak mereka yang masih kecil sedang makan bersama. Tiba - tiba gelas yang sedang dipegang nenek terjatuh dan pecah.Gelas itu terbuat dari porselin mahal.Nenek dan kakek tersebut sudah beberapakali tanpa sengaja memecahkan piring maupun gelas.

”Aduh…nek..sudah berapa gelas dan piringku yang pecah ??… Bisa habis perabotan rumah ini..!! ” Kata menantunya.

Sang anak hanya memandang kasihan pada neneknya.

Suatu hari anak tersebut diajak jalan - jalan ke pasar oleh ibunya.Lalu si ibu bertanya.” Nak, kamu ingin di belikan apa?”Si anak dengan polos menjawab,” Ibu belikan aku piring dan gelas plastik  2 pasang saja”  ”Lho untuk apa nak, bukankah di rumah sudah banyak gelas dan piring?”

”Ibu, piring dan gelas plastik itu akan ku simpan untuk ibu dan ayah kelak jika  sudah tua, agar perabotan di rumah tidak habis pecah karena tangan ibu dan ayah sudah gemetaran seperti tangan nenek”, jawab anak tersebut.

Ibunya sangat terkejut, dalam hatinya ia merasa sedih serta menyesal. Ia memeluk anaknya dan segera pulang. Setiba di rumah sang menantu bersimpuh pada kakek dan nenek itu untuk minta maaf.

Sahabat, semoga ilustrasi tersebut bisa sedikit memberi gambaran bagaimana kita seharusnya mencintai dan memahami kaum lanjut usia. Kita semua pada akhirnya ( bila diberi Tuhan umur panjang ) akan mengalami saat – saat menjadi lansia ( lanjut usia ). Usia senja seharusnya menjadi sesuatu hal yang membahagiakan. Saat beristirahat dan menikmati kehangatan di tengah anak – anak dan para cucu. Sayangnya dengan semakin majunya perubahan jaman dan semakin kompleksnya kebutuhan hidup manusia suasana kehangatan keluarga besar itu sedikit demi sedikit mulai pudar.

Suasana tradisi keluarga Indonesia, di mana ayah dan ibu yang sudah lanjut usia tinggal bersama salah satu anak mereka dan menghabiskan sisa hidup bersama. Suasana kekeluargaan seperti itu agak sulit ditemukan di kota besar. Banyak faktor yang menjadi penyebab. Orang tua sendiri merasa tidak mau merepotkan anak maupun menantu, faktor ekonomi, keadaan rumah yang sempit apalagi masih kontrak, dan sebagainya.Meskipun ada pula keluarga yang cukup mampu secara finansial namun tidak punya cukup waktu untuk terus memperhatikan keadaan orangtua.

Mungkin diantara  kita pernah  menyaksikan orang tua yang ”terpaksa” dititipkan di panti jompo. Suasana di panti wredha atau panti jompo bukan sekedar saya dengar dari orang lain namun melihat dan berada ditengah mereka. sehingga bisa memahami bagaimana suka duka para lansia yang terpaksa harus dititipkan di sana. Terlebih bila masih ada anak – anak mereka. Kita tidak bisa juga menyalahkan mengapa harus demikian. Ini masalah yang terlalu kompleks. Namun ada baiknya kita berusaha memahami apa sih yang menjadi kebutuhan orang tua bila kita memilih untuk merawat mereka?

Untuk bisa memahami dan mencintai orangtua yang sudah berusia lanjut, kita perlu mengetahui perubahan apa saja yang dialami kaum lansia, apa yang mereka rasakan dan  butuhkan. Beberapa anak memutuskan untuk merawat orangtua mereka sendiri di rumah. Kehadiran Kakek dan nenek menjadi pelengkap kebahagiaan dan menambah kehangatan sebuah keluarga. Suka duka merawat orangtua   lansia adalah sebuah tugas mulia sebagai seorang anak. Bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan untuk membaktikan diri dan merawat orangtua. Orangtua yang dulu merawat dan membesarkan kita sejak masih dalam kandungan, kanak – kanak, dewasa dan akhirnya membentuk keluarga baru. Berikut ini sedikit informasi mengenai kaum lansia, semoga  bisa bermanfaat bagi sahabat.

Siapakah kaum lansia?

Secara statistik kaum lansia adalah mereka yang berusia 65 tahun ke atas. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi proses penuaaan antara lain keturunan, gisi, pola hidup, aktifitas fisik, lingkungan dan kondisi  psikologis dan sebagainya.

Apa saja perubahan fisik pada kaum lansia?

Seiring bertambahnya usia maka kondisi fisik juga mengalami banyak perubahan misalnya rambut yang memutih dan kulit berkeriput. Apakah hanya itu saja?…tentu saja tidak.Berikut ini adalah beberapa hal yang perluu kita pahami diiantaranya adalah :

Indra penglihatan.

Mata merupakan organ penting bagi kita, tak terkecuali para lansia. Keluhan mata rabun pada usia senja berkaitan erat dengan penurunan fungsi syaraf termasuk diantaranya syaraf mata, bisa juga karena adanya katarak pada mata. Bila perlu periksa ke dokter mata  dan upayakan  menggunakan kacamata. Agar mengurangi resiko cedera pada lansia, sekitar lingkungan rumah beri penerangan yang cukup pada malam hari terutama di kamar mandi.Hal ini penting untuk menghindari terjadinya kecelakaan pada kaum lansia.

Indra pendengaran

Hal ini tak jarang memicu kesalahpahaman. Bicaralah lebih dekat dan penuh kesabaran bila orang tua tidak dapat mnedengar dengan jelas. Jangan membentak – bentak, ingat kita dulu ketika kecil ditimang dan di asuh orangtua kita penuh kasih sayang. Bila kondisi keuangan memungkinkan upayakan alat bantu dengar untuk orangtua. Kebahagiaan para lansia antara lain mendengar ceeloteh riang sang cucu tercinta, berbincang – bincang dengan anggota keluarga dan mendengarkan  radio dan  suara musik tradisional dan sebagainya.

Indra perasa  dan penciuman

Orang lanjut usia mengalami penurunan fungsi indra perasa terutama lidah.Hal ini akibat menurunnya sensitivitas indra perasa pada lidah. Tak heran bila banyak orangtua mengeluh makanan tidak enak, kurang asin, kurang manis atau bahkan mengatakan masakan kita hambar.Begitu pula indra penciuman berkurang sensitivitasnya sehingga tidak bisa menikmati aroma bau masakan yang membuat orang tua kurang selera makan Kita tidak perlu menyalahkan orangtua atau merasa kecewa karena masakan kita dicela.Cobalah beri pengertian dengan penuh kasih sayang bahwa tubuh  tetap memerlukan makanan bergisi agar bisa sehat.

Gigi. Orang lanjut usia mengalami kerapuhan gigi, banyak yang tanggal dan berlubang. Kesulitan untuk mengunyah . Maka upayakan menyajikan makanan lunak bila orang tua tidak mau menggunakan gigi palsu.

Kulit, Pada orang tua kulit lebih kering, keriput, elastisitas atau kekenyalan kulit menurun. Ada pula orang tua yang menjadi mudah alergi dan gatal – gatal akibat  menurunnya daya tahan tubuh. Sering – sering menganjurkan orang tua untuk minum air putih dan buatkan jus buah segar. Beri pelembab agar merasa nyaman. Perhatikan kebutuhan kebersihan tubuh terutama mandi sehari 2 kali.

Keadaan kesehatan jantung, paru – paru, hati dan ginjal serta organ tubuh lain menurun fungsinya

Orang lanjut usia sering mengalami mudah lelah, sesak nafas dan gangguan buang air kecil bahkan ada yang ngompol tanpa terasa, gangguan pencernaan mudah kembung, diare, sembelit dan lain – lain.Memasuki usia lanjut adalah masaa yang rentan. Bila tidak dijaga kondisi kesehatannya, orang tua akan mudah jatuh sakit terlebih dengan adanya penurunan kekebalan tubuh. Nah hal ini sekaligus mengingatkan kita agar mulai menjaga kesehatan diri dan kesehatan orangtua kita sejak dini agar kita tetap bugar memasuki masa lansia kelak. Salah satu contoh nyata nenek saya bahkan hidup seratus  tahun lebih. Beliau sangat energik dan aktif sejak muda, padahal pernah melahirkan sepuluh anak dan fisiknya tetap terjaga jantung, paru – paru , hati dan ginjalnya dalam kondisi baik tak pernah sakit – sakitan. Beliau meninggal dengan tenang tanpa sakit apapun.

Tulang dan otot.

Pada orang lanjut usia, tulang semakin rapuh dan keropos. Otot kulit juga semakin kisut. Keluhan tersering adalah ngilu pada tulang terutama saat dingin, bengkak pada persendian dan varises. Perhatikan kebutuhan gisi orangtua, terutama asupan makanan maupun minuman yang cukup mengandung kalsium. Anjurkan menggunakan baju hangat saat musim hujan atau angin. Diet teratur untuk keluhan penyakit yang diderita misalnya asam urat yang tinggi, jantung, diabetes dan lain lain. Diet ini tidak mudah dijalankan, karena kadang orangtua ingin menikmati makanan tanpa dilarang begini dan begitu. Konsekwensinya menu dalam keluarga sedapat mungkin menghindari yang beresiko memperberat kondisi sakitnya.

Keadaan psikologis:
  • Merasa tidak berdaya, terlebih bila hidup tergantung sepenuhnya dari anak.
  • Merasa cemas dan kuatir dengan keadaan kesehatan
  • Perasaan takut saat sendirian di rumah, kesepian saat anak – anak bekerja, cucu sekolah
  • Butuh perhatian, sapaan dan kasih sayang dari anggota keluarga setiap hari
  • Ingin dihargai pendapatnya meskipun kadang dianggap kuno atau tidak relevan.Cobalah mendengar saja. Cukup didengarkan pendapatnya mereka merasa bahagia.
  • Mengalami kepikunan ( pelupa )
  • Mudah tersinggung
  • Gelisah, sulit tidur, mudah terjaga tengah malam, dsb
Apa yang harus dilakukan:
  • Libatkan anggota keluarga untuk memberi perhatian dan memahami orang tuaa yang sudah lanjut
  • Bantu orangtua untuk aktif dalam kegiatan sosial atau  kerohanian bila masih mampu. Jika ada kelompok doa atau pengajian sarankan untuk terlibat
  • Beri kesibukan yang bisa menyalurkan hoby orangtua agar terhibur , misalnya berkebun, menanam tanaman hias, memelihara ikan, burung atau merajut dsb
  • Perhatikan pola gisi yang sesuai untuk usia lanjut
  • Membantu menjaga kebersihan badan dan kontrol kesehatan orang tua secara teratur
  • Sekali waktu jadwalkan rekreasi bersama kakek dan nenek dengan seluruh anggota keluarga atau mengadakan reuni keluarga.
  • Bila ada senam untuk lansia , paguyupan senam diabetes, jantung sehat, atau ada kesempatan jalan pagi libatkan orangtua untuk tergabung dalam kelompok – kelompok tersebut.
  • Ungkapan cinta dan kasih sayang dari anak – anak dan anggota keluarga akan memperpanjang usia mereka.
Sahabat, saya yakin tidak semua Lansia  mempunyai masalah fisik dan  psikologis yang persis sama. Apa yang ditulis dalam artikel ini hanya sedikit saja. Intinya bahwa kita belajar memahami orang tua kita yang sudah Lansia, mencintai mereka  dan melayani mereka tanpa mengeluh. Sebagaimana mereka telah merawat dan mencintai kita sejak bayi mungil hingga seperti saat sekarang ini. Orang tua sudah lelah dan semakin rapuh. Giliran kita untuk merawat dan mencintai mereka. 


Semoga bermanfaat adanya.


Wassalam,
Salam sejahtera selalu,


MC Heru Purnomo


Dikutip dari : SUMBER

Disponsori oleh :


- Solusi tepat alih belanja pulsa Anda. Daftar GRATIS dan bonus MELIMPAH.